Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur, Dedy Wahyudi mengatakan kegiatan ini merupakan wahana aktualisasi unjuk prestasi peserta didik dalam bidang seni dan sastra yang juga menjadi momentum untuk mendorong pengembangan minat bakat peserta didik Sekolah Dasar di Kabupaten Belitung Timur.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan prestasi secara berkelanjutan, dan turut andil dalam pengembangan karakter peserta didik dalam mempersiapkan generai emas indonesia yang berkaulitas, berdaya saing dan mampu berkompetensi di tingkat nasional maupun global,” kata Dedy kepada Diskominfo Beltim.
Didampingi Kepala Bidang Pembinaan SD, Andi Irawan, Dedy menyebut FLS3N sebagai ruang penting bagi anak-anak untuk mengenali dan mengekspresikan potensi diri.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana anak-anak berani tampil, berproses, dan menumbuhkan karakter melalui seni,” ujar Dedy.
Di sela perlombaan, terlihat seorang peserta kecil menenangkan diri sebelum tampil mendongeng.
Ia menarik napas panjang, lalu melangkah maju dengan mata berbinar.
Ketika cerita mengalir dari bibirnya, ruang seketika hening semua larut dalam dunia yang ia bangun sendiri.
Momen-momen seperti inilah yang menjadi inti dari FLS3N.
Bukan hanya hasil akhir, tetapi proses yang mengajarkan keberanian, kepercayaan diri, dan kerja keras.

Bupati Beltim Kamarudin Muten yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Zikril dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda.




Komentar