Di bidang ekonomi, Dedy berkomitmen mendorong pemanfaatan aset desa agar lebih produktif serta memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal.
Menurutnya, BUMDes yang dikelola secara profesional tidak hanya mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Selain itu, ia juga membuka peluang kerja sama investasi yang dinilai sejalan dengan potensi Desa Ibul.
“Investasi yang dikelola dengan baik dapat membuka lapangan pekerjaan sehingga masyarakat, terutama generasi muda, memiliki kesempatan bekerja dan berusaha di kampung sendiri,” ujarnya.
Di sektor pelayanan publik, Dedy menegaskan komitmennya membangun pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia mengatakan seluruh pengelolaan administrasi maupun keuangan desa harus dilakukan secara terbuka agar masyarakat dapat mengetahui arah pembangunan yang sedang dijalankan.
Tak hanya itu, Dedy juga menyatakan kesiapannya memberikan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam apabila mendapat amanah memimpin Desa Ibul.
“Saya siap berdomisili di Desa Ibul agar pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan setiap saat ketika dibutuhkan,” katanya.
Dalam bidang pemanfaatan lahan, Dedy juga menyoroti perlunya solusi terhadap persoalan kawasan hutan maupun Area Penggunaan Lain (APL). Menurutnya, penyelesaian persoalan tersebut harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga lahan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.



Komentar