Menurutnya, kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas harus berjalan beriringan dengan kekuatan iman dan kematangan spiritual.
“Profesionalisme seorang anggota Polri harus diimbangi dengan mental dan spiritual yang baik. Melalui kegiatan Binrohtal, kami berharap setiap personel memiliki integritas, disiplin, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Satria Darma.
Ia menuturkan, tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks menuntut setiap personel mampu mengendalikan diri, menjunjung tinggi etika profesi, serta menjaga moral dalam setiap pelaksanaan tugas.
Karena itu, nilai-nilai agama diharapkan tidak sekadar menjadi pengetahuan, tetapi juga hadir dalam sikap, perkataan, dan tindakan setiap anggota Polri.
“Pembinaan rohani menjadi benteng moral bagi seluruh personel agar terhindar dari pelanggaran dan selalu menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
AKBP Satria Darma juga mengajak seluruh personel menjadikan Binrohtal sebagai ruang untuk bercermin dan melakukan introspeksi diri. Sebab, sebelum mengayomi masyarakat, setiap anggota harus mampu menjaga dirinya sendiri, mengendalikan hawa nafsu, serta menempatkan amanah jabatan sebagai bentuk tanggung jawab di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Melalui kegiatan Binrohtal yang dilaksanakan secara rutin, Polres Belitung berharap lahir personel-personel yang tidak hanya tangguh dalam menghadapi tantangan tugas, tetapi juga lembut dalam melayani, jujur dalam bertindak, dan ikhlas dalam mengabdi.

Komentar