Kepengurusan tersebut membawahi tiga krida, yakni Krida Pencegahan, Krida Pengawasan dan Krida Penindakan.
Struktur itu juga diperkuat Pamong Saka Putra dan Putri serta tim instruktur atau pelatih.
Hendri Suzanto, S.Sos., M.M.Tr., yang mewakili Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Belitung, memimpin prosesi pelantikan.
Ia berharap keberadaan Saka Adhyasta Pemilu dapat menjadi wadah bagi Pramuka Penegak untuk memperluas wawasan tentang kepemiluan.
“Kami berharap dengan penambahan saka baru ini, adik-adik Pramuka Penegak dapat betul-betul menambah ilmu dan pengetahuannya tentang pengawasan pemilu serta berperan aktif membantu Bawaslu,” ujar Hendri.
Menurutnya, anggota Pramuka juga diharapkan mampu menyampaikan pengetahuan tersebut kepada keluarga, sahabat dan masyarakat di lingkungannya.
Dengan begitu, pengawasan pemilu diharapkan semakin luas dan tidak hanya bertumpu pada lembaga pengawas pemilu.

Bawaslu Siapkan Pelatihan
Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung sekaligus Ketua Mabisaka Adhyasta Pemilu Kabupaten Belitung, Rezeki Aris Munazar, S.H., menegaskan pelantikan bukanlah akhir dari kegiatan.
Sebaliknya, pelantikan menjadi awal pembinaan anggota Saka Adhyasta Pemilu agar memiliki pemahaman dan keterampilan dalam pengawasan partisipatif.
“Bawaslu Kabupaten Belitung siap melaksanakan kegiatan lanjutan secara konsisten, bukan hanya berhenti pada seremoni pelantikan,” tegas Rezeki.
Ia mengatakan Bawaslu akan memberikan pembekalan teknis dan pelatihan pengawasan partisipatif kepada anggota Saka Adhyasta Pemilu.

Komentar