“Rumah Hidroponik ini kami kembangkan sebagai sarana pembelajaran kemandirian, di mana klien terlibat langsung dalam seluruh tahapan budidaya, mulai dari pembibitan hingga pascapanen. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat, sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan terbatas,” ujar Irfani.
Lebih lanjut, melalui Koperasi Primkopasindo, Bapas Tanjungpandan saat ini tengah menjajaki kerja sama pemasaran hasil panen dengan program SPPG serta salah satu hotel di kawasan wisata Pantai Tanjung Kelayang.

Salah seorang Klien Pemasyarakatan berinisial SY mengaku kegiatan tersebut memberinya pengalaman dan pengetahuan baru di bidang pertanian modern.
“Saya mendapatkan banyak pembelajaran baru, mulai dari proses penyemaian hingga panen. Kegiatan ini memberi pengalaman yang bermanfaat dan keterampilan yang dapat saya kembangkan ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, peserta magang berlatar belakang Sarjana Pertanian, Primanisa Nurgravisi, menyampaikan bahwa keterlibatannya menjadi kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu sekaligus mendukung program pembimbingan.
“Ilmu dan pengalaman yang saya peroleh selama perkuliahan dapat diterapkan secara langsung melalui kegiatan ini, sekaligus dibagikan kepada klien. Saya melihat program ini memiliki manfaat yang baik dalam mendukung ketahanan pangan dan penguatan keterampilan bagi Klien Pemasyarakatan,” ujarnya.
Melalui program Rumah Hidroponik, Bapas Tanjungpandan terus mendorong pelaksanaan pembimbingan yang terukur, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi Klien Pemasyarakatan maupun masyarakat. (*/BilitonNews.co/Gumay)


Komentar