Belitung
Home » Berita » Tokoh Pemuda Soroti Dugaan Pengisian BBM Berulang di SPBU Air Saga, Minta Pengawasan Diperketat

Tokoh Pemuda Soroti Dugaan Pengisian BBM Berulang di SPBU Air Saga, Minta Pengawasan Diperketat

Antrean kendaraan di SPBU Jalan Gatot Subroto, Air Saga, Tanjungpandan. Tokoh pemuda mendesak pengawasan diperketat terkait dugaan pengisian BBM berulang agar distribusi BBM subsidi tepat sasaran. (ist)

BILITONNEWS.CO, TANJUNGPANDAN – Dugaan praktik pengisian bahan bakar minyak (BBM) secara berulang di SPBU Jalan Gatot Subroto, Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, kembali menuai sorotan.

Praktik yang diduga masih terjadi itu dinilai memicu antrean panjang, menghambat pelayanan, serta merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM.

Tokoh pemuda Desa Air Saga, Pifin Heriyanto, mendesak pengelola SPBU, instansi terkait, hingga aparat pengawas segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan dugaan praktik tersebut.

Menurutnya, persoalan itu tidak boleh terus dibiarkan karena berpotensi menimbulkan keresahan hingga memicu konflik di tengah masyarakat.

“Pengisian BBM secara berulang-ulang ini sudah sangat meresahkan. Masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM harus mengantre lebih lama akibat ulah segelintir pihak yang diduga memanfaatkan celah dalam sistem.

Desa Sungai Padang Sambut Tim KKN UGM, Mahasiswa Siapkan Beragam Program Pemberdayaan

Jika terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terjadi gesekan dan konflik di lapangan,” ujar Pifin, Kamis (25/6/2026).

Pifin juga mempertanyakan efektivitas penerapan sistem barcode yang selama ini diberlakukan pemerintah sebagai instrumen pengawasan distribusi BBM bersubsidi.

Menurutnya, apabila sistem berjalan sesuai mekanisme, dugaan pengisian berulang semestinya dapat dicegah.

“Seharusnya dengan sistem barcode, pengisian berulang-ulang tidak lagi terjadi. Namun faktanya di lapangan masih ditemukan kendaraan yang diduga melakukan pengisian berkali-kali.

Ini menjadi pertanyaan besar, apakah ada kelemahan sistem, atau justru ada oknum operator yang membandel dan sengaja membiarkan praktik tersebut berlangsung,” katanya.

Persaingan Ketat SPMB SMPN 6 Tanjungpandan, Lonjakan Pendaftar Picu Kekhawatiran Orang Tua

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer