BILITONNEWS.CO, BELITUNG TIMUR โ Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mewaspadai potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha 2026.
Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Bayu Priyambodo menjelaskan kenaikan inflasi Beltim juga dipengaruhi oleh faktor distribusi.
Ia menjelaskan kenaikan harga elpiji dan bahan bakar minyak (BBM) pada April 2026 turut berdampak pada biaya distribusi barang, termasuk bahan pokok seperti beras dan gula.
โKe depan, kita perlu mewaspadai potensi kenaikan inflasi pada bulan Mei, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha. Beberapa komoditas seperti beras, cabai, daging ayam, dan daging sapi berpotensi mengalami kenaikan harga,โ kata Bayu kepada Diskominfo Beltim, Senin (4/5/2026).
Pemkab Belitung Timur akan terus memperkuat pengendalian inflasi melalui kerja sama lintas sektor, baik dengan instansi vertikal, pelaku usaha, maupun masyarakat.
โUpaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjadi penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan kesejahteraan dapat meningkat,โ ujar Bayu.
Mantan Kepala Diskominfo SP Beltim ini juga mengapresiasi peran BPS serta media dalam menyampaikan informasi statistik kepada masyarakat sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Melalui tren inflasi yang masih terkendali, Pemkab Beltim berharap stabilitas harga tetap terjaga, terutama dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan yang biasanya memicu peningkatan permintaan masyarakat.




Komentar