BILITONNEWS.CO, TANJUNGPANDAN – Di sudut simpang jalan yang tak pernah benar-benar sepi, aroma kaldu hangat seolah menuntun langkah siapa saja yang melintas.
Di era ketika banyak usaha kuliner datang dan pergi, Mie Ayam Mas Bagong tetap berdiri, sederhana namun lekat dalam ingatan.
Usaha kuliner ini telah dikenal luas masyarakat. Tempatnya tidak mewah beratapkan rangka baja dengan dinding tembok permanen, dilengkapi kursi plastik dan meja sederhana.
Namun justru di kesahajaan itulah, rasa menemukan rumahnya.
Kepada wartawan Bilitonnews.co, Ari selaku pemilik generasi kedua menuturkan, usaha tersebut berdiri sejak 1991. Pendirinya adalah orang tuanya, Sukiman, yang berasal dari Solo, Jawa Tengah.
“Waktu muda, ayah sering dipanggil ‘Mas Bagong’ oleh teman-temannya karena tubuhnya yang gempal. Dari situlah nama ini berasal,” ujar Ari, Selasa (28/4/2026).
Kini, usaha yang diwariskan itu tetap bertahan, membawa serta jejak kenangan dan cita rasa yang tak lekang oleh waktu.

Berlokasi di pertigaan lampu merah simpang Jalan Raya Membalong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Mie Ayam Mas Bagong buka setiap hari, kecuali Minggu, mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari mie ayam, bakso daging, bakso ikan, hingga bakso urat jumbo dengan pilihan original dan pedas.
Tersedia pula berbagai tambahan seperti ati ampela, ceker, telur, serta aneka topping bakso. Untuk minuman, pengunjung dapat memilih es teh atau es jeruk. Harga yang ditawarkan pun terjangkau, berkisar antara Rp20.000 hingga Rp30.000 per porsi.


Komentar