Berdasarkan data yang disampaikannya, Desa Aik Rayak memiliki jumlah penduduk sekitar 8.900 jiwa dengan jumlah pemilih sekitar 7.300 orang.
Besarnya jumlah penduduk tersebut dinilai sebagai modal sumber daya manusia yang sangat potensial untuk mendukung pembangunan desa.
Karena itu, apabila mendapat amanah memimpin desa, ia berkomitmen memperkuat program pemberdayaan masyarakat di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan hingga kepemudaan.
“Kita memiliki sumber daya manusia yang besar.
Tinggal bagaimana potensi itu diberdayakan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program pemberdayaan akan menjadi salah satu fokus utama kami,” ungkapnya.
Saryadi juga menilai pengalaman yang pernah dimilikinya di lingkungan DPRD menjadi bekal penting dalam memahami mekanisme birokrasi dan proses penganggaran pemerintah.
Pengalaman tersebut diyakininya dapat dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dan menjalin sinergi dengan pemerintah daerah maupun para anggota legislatif, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan agar Desa Aik Rayak tetap memperoleh dukungan program pembangunan meskipun anggaran desa memiliki keterbatasan.
“Hubungan baik yang sudah terjalin dengan berbagai pihak akan menjadi salah satu jalan untuk memperjuangkan pembangunan Aik Rayak.
Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kita berharap lebih banyak program dapat masuk ke desa demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Diketahui, Saryadi merupakan calon Kepala Desa Aik Rayak nomor urut 3 pada Pemilihan Kepala Desa Aik Rayak periode 2026–2034.



Komentar