Jemaat diimbau memastikan rumah dan kendaraan dalam keadaan aman ketika ditinggalkan untuk beribadah.
Selain itu, masyarakat diajak menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, serta praktik judi online yang dapat merusak kehidupan pribadi, keluarga, dan lingkungan sosial.
Kesadaran mematuhi aturan lalu lintas juga menjadi perhatian. Sebab, keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga setiap pengguna jalan.
Sementara itu, Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak mengatakan, Program Minggu Kasih merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis dan penuh kebersamaan.
Menurutnya, tugas kepolisian bukan semata-mata menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta merawat nilai toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman.
Hal tersebut disampaikan melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso.
Melalui Minggu Kasih, Polsek Simpang Teritip berharap jalinan komunikasi dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian semakin kuat.
Sebab, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan buah dari kepedulian dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Dari rumah ibadah, pesan persaudaraan kembali diteguhkan: berbeda keyakinan bukan penghalang untuk saling menghormati, menjaga kedamaian, dan hidup berdampingan dalam harmoni.
(*/BilitonNews.co/Gumay)

Komentar