“Kenapa kalian pikir itu aku dan langsung pajang foto aku tanpa nanya dulu ke aku. Enggak tahu ya, mungkin mereka berpikir bahwa Ratu Felisha di Indonesia cuma satu dan itu aku,” katanya.
Ratu Felisha bahkan menyebut penggunaan foto tanpa melakukan verifikasi sebagai bentuk lazy journalist.
Ia menilai masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk memastikan identitas seseorang, termasuk menghubungi pihak yang bersangkutan maupun melakukan konfirmasi kepada kepolisian.
Bagi Ratu Felisha, persoalan tersebut bukan sekadar kesalahan foto.
Ia khawatir pemberitaan itu berdampak terhadap nama baik dan pekerjaannya sebagai artis.
Terlebih, pemberitaan di media digital dapat dengan cepat menyebar dan dibaca banyak orang.
Ratu Felisha takut rumah produksi yang hendak mengajaknya bekerja sama justru memiliki persepsi negatif setelah melihat pemberitaan tersebut.
“Kalian enggak mikir dampaknya ya bikin berita hoax dengan memajang foto aku seperti itu. PH yang mau ajak aku kerja sama bisa saja mikir dua kali untuk memakai aku karena berpikir berita itu benar,” imbuhnya.
Ratu Felisha pun menyayangkan kesalahan pencantuman foto tersebut.
Ia berharap media lebih teliti dalam melakukan verifikasi identitas sebelum menggunakan foto seseorang dalam pemberitaan, terlebih jika berita tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana.
Menurut Ratu Felisha, kesalahan kecil dalam mencantumkan foto dapat berujung pada persoalan besar bagi orang yang sama sekali tidak terlibat dalam perkara. (*/BilitonNews.co/Gumay)

Komentar