Ketiga, tanpa adanya ralat atas pemberitaan tersebut, publik dikhawatirkan akan berasumsi bahwa isu hukum yang melibatkan Gandi Saputra berkaitan dengan jaringan distributor resmi TOP 1 Formula-1, yang menurut perusahaan tidak sesuai dengan fakta yang ada.
PT Topindo Atlas Indonesia juga berharap agar ke depan pihak media tidak lagi mencantumkan nama atau identitas “Top One” dalam konteks yang dapat menimbulkan kekeliruan publik terhadap merek TOP 1 Formula-1.
Sementara itu, pihak redaksi BilitonNews.co disebut telah menyampaikan kepada Departemen Legal PT Topindo Atlas Asia atas pernyataan narasumber yang menyebutkan istilah “Distributor Top One Belitung” dalam pemberitaan tersebut.
Perusahaan menegaskan bahwa hak jawab ini disampaikan untuk meluruskan informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta menjaga perlindungan terhadap merek dagang yang telah digunakan secara resmi. (BilitonNews.co/Gumay)


Komentar