Yang ada hanya satu tujuan, datang dan menyelamatkan.
Riko dikenal sebagai sosok yang selalu berusaha siap siaga menjalankan tugas. Baginya, menjadi petugas Damkar bukan sekadar pekerjaan, melainkan bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Pantang pulang sebelum api padam.
Prinsip itu menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana seorang petugas pemadam kebakaran menjalankan tugasnya.
Bukan hanya memadamkan api, tetapi juga berupaya menyelamatkan harta benda dan memberikan rasa aman kepada warga yang sedang berada dalam situasi sulit.
Dedikasi yang Tak Lekang Waktu
Pengabdian Riko bersama Damkar bukanlah perjalanan yang singkat.
Namanya telah dikenal dalam perjalanan panjang pelayanan pemerintahan di Kabupaten Belitung, termasuk sejak era Wakil Bupati Belitung Andi Saparudin Lanna, S.H., yang menjabat pada periode 2004-2008.
Dalam perjalanan tersebut, Riko tetap menunjukkan kecintaannya terhadap profesi serta menjalankan tugas sesuai arahan pimpinan.
Bagi seorang aparatur, loyalitas bukan berarti kehilangan prinsip.
Loyalitas adalah kemampuan untuk tetap berdiri tegak menjalankan tugas, siapa pun pemimpin yang memegang amanah pemerintahan.
Kini, ketika masyarakat Belitung kembali dihadapkan pada cuaca panas dan potensi terjadinya kebakaran, Riko bersama jajaran Damkar tetap berada di garis terdepan.
Mereka mungkin tidak selalu terlihat ketika keadaan aman.
Namun ketika api membesar, ketika warga membutuhkan pertolongan, ketika sebuah rumah dipenuhi kepanikan, mereka adalah orang-orang yang datang dengan keberanian.

Komentar