Menurutnya, perbedaan pilihan saat Musorkab merupakan bagian dari proses demokrasi organisasi.
Namun setelah pemilihan selesai, seluruh pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk memajukan olahraga Belitung.
โKontestasi sudah selesai. Sekarang saatnya kita bersatu. Tidak ada lagi kubu-kubuan, yang ada adalah KONI Belitung dan kita bersama-sama membangun olahraga Belitung,โ ujarnya.
Fazaldin berharap kepengurusan KONI Belitung periode 2026-2030 dapat menjadi wadah yang semakin kuat dalam pembinaan atlet dan cabang olahraga.
Ia juga ingin kepengurusan yang dipimpinnya mampu mendorong lahirnya prestasi-prestasi baru yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Belitung. (*/BilitonNews.co/Gumay)

Komentar