News
Home ยป Berita ยป Lawan Hoaks dan Polarisasi, Wartawan Diminta Tegakkan Etika Jurnalistik

Lawan Hoaks dan Polarisasi, Wartawan Diminta Tegakkan Etika Jurnalistik

Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI) foto Bersama Uskup Surabaya di Wisma Uskup Keuskupan Surabaya, Jalan Darmo, Kota Surabaya, Kamis (30/4/2026). (Istimewa)

Peran wartawan sangat penting dan dibutuhkan di tengah bertaburnya informasi hoaks, sepihak, tanpa cover both sides yang jauh dari kebenaran dam bahkan suara damai.

“Saat ini semakin banyak informasi yang tidak benar, sepihak, dan bahkan bersifat tendensius tanpa ada konfirmasi apa pun di media sosial. Di sini, peran wartawan dan medianya sangat penting untuk menjadi gatekeeper atau penyaring dan verifikator informasi tersebut. Bahkan di beberapa institusi ada gejala pembatasan gerak wartawan dalam melaksanakan tugasnya,” ujar Ovier.

Di era digital ini, tandas Ovier, para jurnalis wajib ikut bertanggung jawab untuk meluruskan informasi dengan menyajikan laporan berdasarkan data-data yang valid.

Kehadiran wartawan dibutuhkan masyarakat sebagai penjaga moral dan standar kebenaran. Dengan demikian, masyarakat akan terus diisi dengan informasi-informasi yang sehat dan mencerahkan.

“Wartawan jangan ikut-ikutan bergaya medsos. Hanya demi mendapatkan keuntungan pribadi lantas menyebarkan fitnah, berita bohong, dan menebar informasi sepihak,” ujarnya. (*/BilitonNews.co)

Jet Embraer Scoot Mendarat Mulus di Belitung, Penerbangan Singapura-Belitung Resmi Dibuka

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *