Amanat tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media, yang didukung oleh pola pikir maju, mental kuat, serta misi yang lurus.
Usai upacara, Bupati Kamarudin Muten menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Belitung Timur.
Ia menyebut sektor pendidikan menjadi prioritas utama yang akan diperkuat melalui penandatanganan pakta integritas bagi OPD terkait, khususnya Dinas Pendidikan.
โKita akan minta komitmen yang jelas. Salah satunya, wajib belajar 9 tahun harus benar-benar dituntaskan di Kabupaten Beltim,โ tegas Kamarudin.
Menurutnya, capaian wajib belajar di daerah masih perlu ditingkatkan, sehingga dibutuhkan langkah konkret dan terukur dari seluruh pemangku kepentingan.
Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan kualitas lulusan SMP agar mampu bersaing masuk sekolah unggulan, termasuk SMA Unggul Garuda. Saat ini, baru 13 siswa asal Beltim yang berhasil lolos ke sekolah tersebut.
โKita targetkan minimal 20 persen lulusan SMP di Beltim bisa masuk ke SMA Unggul Garuda. Itu harus dipersiapkan dengan baik,โ ujarnya.
Ia menambahkan, target tersebut sejalan dengan peluang yang telah diberikan pemerintah pusat, sehingga daerah perlu memaksimalkan potensi melalui pembinaan berkelanjutan.
Di sisi lain, program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan disebut sebagian besar telah ditangani pemerintah pusat. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.




Komentar