Doa pembukaan dibawakan Pdt Harun Depari dilanjutkan dengan pembacaan Ayat Emas 2 Korintus 5:17 “Jadi siapa yang ada dalam Kristus, Ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”
Sementara itu doa syafaat dan Bapa Kami oleh Pdt Berillos Panggabean dan dilanjutkan pembacaan Alkitab 2 Korintus 5:11-21 secara bergantian oleh umat.
Dalam kotbahnya dengan tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” (2 Korintus 5:17), Pastor Paroki Regina Pacis Belitung, RD Fransiskus Paskalis mengatakan, ketika Yesus disalib, para murid berlari penuh ketakutan dan menyangkal diri bahwa mereka adalah murid Yesus.
“Namun Kristus yang bangkit memperbaharui iman dan kemanusiaan, sebab Allah adalah masa depan manusia,” kata RD Fransiskus Paskalis yang akrab disapa Romo Franky ini.
Dalam ibadah tersebut juga diisi dengan penampilan koor Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB), Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI), GEPEKRIS Perawas, Paduan Suara Remaja (PSR) Gereja Regina Pacis Belitung serta sekolah minggu GPDI Anugerah Belitung.
Hadir dalam Paskah Oikumene tersebut Wakil Bupati Belitung, Syamsir, Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Christyn Ferani, Dandim 0414 Belitung yang diwakili, Danyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 845/Ksatria Satam yang diwakili, Ketua BKSAG (Badan Kerjasama Antar Gereja) Kabupaten Belitung, Pdt Hadi Bunarno, Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Wilayah Belitung, Pdt Beril Panggabean serta umat Kristiani Belitung.


Komentar