Belitung
Home ยป Berita ยป Distribusi Air di Belitung, PDAM Batu Mentas Sampaikan Permohonan Maaf Lewat WhatsApp

Distribusi Air di Belitung, PDAM Batu Mentas Sampaikan Permohonan Maaf Lewat WhatsApp

Tangkapan layar (screenshot) status WhatsApp Direktur PDAM Batu Mentas, Munandar Motong, berisi imbauan dan permohonan maaf kepada pelanggan terkait gangguan distribusi air bersih akibat cuaca buruk di Belitung, Jumat (17/4/2026).

BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Batu Mentas, Munandar Motong, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas terganggunya distribusi air bersih yang terjadi akibat kondisi cuaca buruk dan tidak menentu di wilayah Belitung pada pertengahan April ini.

Melalui unggahan status WhatsApp, Munandar menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi disertai kondisi cuaca yang berubah-ubah dalam beberapa hari terakhir berdampak pada operasional sistem pengolahan dan distribusi air. Kondisi tersebut menyebabkan aliran air ke sejumlah wilayah pelanggan mengalami gangguan hingga terhenti sementara.

โ€œKami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Gangguan ini terjadi akibat faktor cuaca yang memengaruhi proses distribusi air, dan layanan akan kembali normal setelah kondisi memungkinkan,โ€ ujarnya.

PDAM Batu Mentas menyebutkan bahwa pihaknya saat ini terus melakukan pemantauan serta penyesuaian teknis di lapangan guna memastikan sistem dapat kembali beroperasi optimal begitu kondisi cuaca membaik. Namun demikian, proses normalisasi distribusi masih sangat bergantung pada stabilitas cuaca di wilayah hulu dan instalasi pengolahan.

Selain itu, PDAM juga mengimbau masyarakat untuk melakukan penghematan penggunaan air selama gangguan berlangsung serta menyiapkan cadangan air seperlunya. Pihaknya berkomitmen untuk meminimalkan dampak yang dirasakan pelanggan, termasuk dengan mempercepat pemulihan layanan begitu kondisi memungkinkan.

PDAM Batu Mentas Jalin Kerja Sama Penyediaan Air Bersih dengan Perumahan OK PRO Belitung

Munandar menegaskan bahwa situasi ini merupakan dampak faktor alam yang berada di luar kendali operasional, sehingga diperlukan pengertian dari masyarakat.

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *