Di balik gemerlap profesinya, Kiss Dzakiya juga membagikan pengalaman menarik soal uang saweran yang diterimanya saat tampil. Nominalnya sangat beragam, mulai dari ribuan rupiah hingga puluhan juta.
“Saweran terbesar aku pernah Rp35 juta saat manggung di satu tempat. Yang terkecil pernah Rp20 ribu, bahkan ada juga yang kasih Rp5 ribu. Tapi aku enggak pernah kecewa. Yang penting aku senang bisa menghibur orang-orang,” ungkapnya.
Meski terlihat glamor, Kiss Dzakiya mengaku profesinya tidak selalu mudah. Ia dituntut tetap profesional meski sedang menghadapi masalah pribadi atau berada dalam kondisi emosional yang kurang baik. Baginya, seorang penghibur harus mampu memberikan penampilan terbaik demi penonton.
“Menghibur di depan orang ketika hati kita lagi bad mood atau lagi enggak baik itu memang tidak mudah. Perasaan manusia kan berubah-ubah. Tapi kita harus tetap menghibur dan tetap tersenyum di depan banyak orang,” katanya.
Melalui dedikasi dan konsistensinya, Kiss Dzakiya berharap dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap profesi Female DJ. Ia ingin membuktikan bahwa menjadi seorang disjoki wanita bukan hanya mengandalkan paras cantik, melainkan juga membutuhkan kemampuan teknis, dedikasi, kerja keras, dan profesionalisme agar bisa bertahan serta meraih prestasi di industri musik. (BilitonNews.co)



Komentar