Perubahan ini dilakukan untuk memperluas dampak sosial, mulai dari pemberdayaan perempuan, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Dengan visi baru, yayasan ini menargetkan perempuan di Belitung dapat tumbuh lebih berdaya dan berani mengambil peran di masyarakat. Kolaborasi dengan warga juga dibuka lebar untuk menangani berbagai persoalan sosial yang berkaitan dengan perempuan dan anak.
Rangkaian kegiatan peringatan semakin hangat dengan pemutaran film Kartini, yang kembali menghidupkan kisah perjuangan emansipasi perempuan Indonesia.
Mengusung tema โKartini Masa Kini: Perempuan, Mimpi, dan Aksi,โ peringatan tahun ini menjadi pengingat bahwa semangat Kartini tidak pernah selesai ia terus hidup dalam langkah perempuan Indonesia yang berani bermimpi dan bertindak. (*/bilitonnews.co/gumay)


Komentar