“Okupansinya ini, ya kita lihat di dua bulan ini seperti apa, apakah masih bisa kita pertahankan di angka 80 persen. Kalau memang ini bertumbuh, nanti periodik pasti flight-nya akan kita tambah,” ungkap Djoni.
Ia bahkan menyebut tingkat keterisian penumpang pada penerbangan terbaru nyaris penuh.
“Sudah beberapa flight seperti ini. Hari ini saja dari sana ke sini sudah 90 persen okupansinya,” jelasnya.
Untuk menjaga keberlanjutan penerbangan internasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung juga mulai menyiapkan langkah penguatan promosi pariwisata. Dalam waktu dekat, pemerintah daerah berencana mengundang sejumlah biro perjalanan atau travel agent asal Singapura guna membangun kerja sama promosi wisata Belitung.
Menurut Djoni, pembukaan akses internasional tidak harus menunggu seluruh kesiapan daerah menjadi sempurna. Ia menegaskan pengembangan destinasi wisata dapat dilakukan secara bertahap seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.
“Kita sadar kalau membuka gerbang itu tak harus menunggu kita sempurna. Tidak ada satu pun daerah begitu, setahu saya. Kesempurnaan itu pelan-pelan kita tambah,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Djoni turut mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media, untuk bersama-sama menjaga dan mendukung keberlanjutan penerbangan internasional tersebut agar terus berkembang di masa mendatang.
(*/BilitonNews.co/Gumay)


Komentar