Belitung Timur
Home ยป Berita ยป Akses Sanitasi Layak di Belitung Timur Tembus 98,11 Persen, Kini Fokus Sanitasi Aman

Akses Sanitasi Layak di Belitung Timur Tembus 98,11 Persen, Kini Fokus Sanitasi Aman

peserta rapat melalui zoom meeting, Senin (8/6/2026).

Menurut Lukman, beberapa kendala yang dihadapi antara lain belum optimalnya penerapan regulasi, keterbatasan kelembagaan, kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang mulai mengalami kelebihan beban, hingga rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan air limbah domestik.

โ€œKita juga menghadapi tantangan pendanaan karena pembangunan infrastruktur sanitasi membutuhkan biaya yang cukup besar. Oleh sebab itu diperlukan dukungan semua pihak agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai,โ€ ujarnya.

Kolaborasi Lintas Sektor

Sementara itu Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Beltim, Ikhwan Fachrozi menegaskan bahwa pembangunan sanitasi tidak hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan.

โ€œSanitasi bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi juga berkaitan langsung dengan kualitas kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan kualitas hidup generasi yang akan datang. Karena itu pembangunan sanitasi harus menjadi perhatian bersama,โ€ kata Ikhwan.

Diduga Ada Praktik KKN dalam Pengadaan Proyek, PMPRI Asahan Geruduk Kantor PTPN IV Regional II Medan

Menurutnya, kembali ditetapkannya Kabupaten Beltim sebagai lokasi Program PPSP Tahun 2026 merupakan peluang yang harus dimanfaatkan untuk mempercepat peningkatan kualitas sanitasi dan pengelolaan persampahan di daerah.

โ€œSaya berharap rapat koordinasi ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi menjadi titik awal lahirnya langkah-langkah nyata yang mampu mempercepat peningkatan kualitas sanitasi di Kabupaten Belitung Timur. Sinergi dan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan program ini,โ€ ujarnya.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer