Belitung Timur
Home ยป Berita ยป Klien Pemasyarakatan di Belitung Timur Diingatkan, Wajib Lapor Jadi Bagian Penting Program Integrasi

Klien Pemasyarakatan di Belitung Timur Diingatkan, Wajib Lapor Jadi Bagian Penting Program Integrasi

Kepala Bapas Kelas II Tanjungpandan Muhamad Irfani saat kegiatan sosialisasi Kelayan Binter di Kantor Dinsos PPPA Kabupaten Belitung Timur, Kamis (10/9). (Dok. Humas Bapas Tanjungpandan)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG TIMUR – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan mengingatkan Klien Pemasyarakatan yang menjalani program integrasi untuk tetap mematuhi kewajiban, termasuk wajib lapor dan mengikuti pembimbingan.

Hal tersebut disampaikan dalam sosialisasi Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) di Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Belitung Timur, Kamis (10/9).

Kegiatan tersebut diikuti unsur Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Klien Pemasyarakatan, dan masyarakat. Sosialisasi juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat.

Kepala Bapas Kelas II Tanjungpandan Muhamad Irfani mengatakan, wajib lapor merupakan bagian dari kewajiban Klien selama menjalani program integrasi.

โ€œMelalui pertemuan dengan Pembimbing Kemasyarakatan, perkembangan Klien dapat dipantau, kebutuhan pembimbingan dapat diidentifikasi, dan arahan dapat diberikan sesuai kondisi Klien,โ€ ujar Irfani.

Dugaan Rokok Ilegal Muncul Lagi di Tanjungpandan, Warga Sebut Ada Pemodal hingga Penjual Eceran

Ia menegaskan, kepatuhan Klien harus berjalan beriringan dengan dukungan lingkungan. Menurutnya, Bapas tidak dapat bekerja sendiri dalam memastikan proses reintegrasi sosial berjalan dengan baik.

โ€œKelayan Binter menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi Bapas dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam memberikan dukungan kepada Klien Pemasyarakatan,โ€ katanya.

Irfani berharap kolaborasi tersebut dapat menciptakan lingkungan yang kondusif sehingga Klien mampu menjalani proses reintegrasi, membangun kehidupan mandiri, dan kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *