Belitung
Home » Berita » Pantang Pulang Sebelum Api Padam, Riko Pribadi dan Dedikasi Tanpa Batas untuk Warga Belitung

Pantang Pulang Sebelum Api Padam, Riko Pribadi dan Dedikasi Tanpa Batas untuk Warga Belitung

Komandan Regu 2 Damkar BPBD Kabupaten Belitung, Riko Pribadi, menyampaikan pesan layanan WhatsApp Damkar kepada masyarakat untuk pelayanan kebakaran dan evakuasi, Jumat (21/8/2026). (Istimewa)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG — Di saat panas matahari mulai menyengat dan ancaman kebakaran mengintai di sejumlah sudut wilayah, sebuah pesan sederhana kembali mengingatkan masyarakat Belitung bahwa selalu ada tangan yang siap datang ketika keadaan berubah menjadi darurat.

Pesan itu datang dari Komandan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kabupaten Belitung, Riko Pribadi.

Melalui grup WhatsApp media sosial, Jumat (21/8/2026), Riko mengabarkan bahwa layanan WhatsApp Damkar telah kembali aktif dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan pelayanan kedaruratan.

Assalamualaikum, izin saudara. Nomor WA Damkar sudah aktif. Bantu sebarkan untuk pelayanan evakuasi nonkebakaran dan kebakaran Damkar untuk warga,” tulis Riko.

Pesan singkat tersebut bukan sekadar informasi.

Polemik Dana Tower Telkomsel di Selat Nasik, Mantan Kades Dilaporkan ke Polisi

Di baliknya ada ajakan kepada masyarakat agar tidak ragu meminta pertolongan ketika menghadapi kebakaran maupun kondisi yang membutuhkan evakuasi oleh petugas Damkar.

Riko berharap informasi tersebut dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Belitung.

Terlebih, kondisi cuaca panas yang mulai dirasakan masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai bersama.

Bagi Riko, api bukan hanya tentang kobaran. Api adalah ancaman yang harus dilawan sebelum merenggut lebih banyak.

Sebagai petugas Damkar, ia terbiasa berada di garis depan ketika sebagian orang justru berusaha menjauh dari bahaya.

Sedekah Tak Harus Uang, BAZNAS Belitung Sulap Sampah Jadi Berkah

Ketika sirene berbunyi, waktu seolah berhenti.

Tak ada pertanyaan siapa yang membutuhkan pertolongan. Tak ada perhitungan tentang seberapa besar risiko yang harus dihadapi.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp Image 2026-08-16 at 16.32.21 (1)
WhatsApp Image 2026-08-16 at 17.23.17
WhatsApp Image 2026-08-17 at 16.31.31
WhatsApp Image 2026-08-16 at 16.40.37
WhatsApp Image 2026-08-16 at 16.32.18
WhatsApp Image 2026-08-16 at 17.02.05 (1)
WhatsApp Image 2026-08-16 at 18.04.17
WhatsApp Image 2026-08-16 at 17.02.05
WhatsApp Image 2026-08-16 at 16.32.19 (2)
WhatsApp Image 2026-08-16 at 16.32.21
WhatsApp Image 2026-08-16 at 16.32.20 (2)
WhatsApp Image 2026-08-16 at 16.32.20 (1)

Berita Populer