BILITONNEWS.CO, BELITUNG — Kemunculan sebuah kapal berukuran besar dengan bentuk yang tak biasa di perairan Belitung membuat sejumlah nelayan sempat dibuat resah.
Informasi mengenai kapal tersebut kemudian menyebar luas melalui media sosial, mulai dari Facebook, TikTok hingga sejumlah grup WhatsApp, Minggu (16/8/2026).
Menanggapi informasi yang beredar, Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti bersama TNI Angkatan Laut dan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Belitung bergerak cepat melakukan pengecekan.
Tim turun langsung ke lokasi untuk memastikan identitas kapal, dokumen perjalanan, serta aktivitas kapal di perairan Belitung.
Kapal berukuran besar tersebut dilaporkan terlihat sekitar 7 mil laut dari pesisir Pantai Tanjung Pendam, Tanjungpandan, Belitung, atau tidak jauh dari Pulau Kalimambang.
Koordinator Satlap Tri Cakti memastikan kapal tersebut bukan kapal isap produksi yang digunakan untuk aktivitas pertambangan timah di laut.
Menurutnya, kapal tersebut merupakan KM Bulk Karimun sebuah kapal berbendera Indonesia dengan panjang sekitar 80 meter dan lebar 40 meter yang dinakhodai Kapten Bayu Ade Putra.
“Kapal yang dilihat para nelayan itu bukan kapal isap produksi yang biasa digunakan dalam aktivitas pertambangan timah di laut, melainkan KM Bulk Karimun,” kata Koordinator Satlap Tri Cakti kepada BilitonNews.co, Minggu (16/8/2026) sore.
Bukan Kapal Isap Timah
Ia menjelaskan, keberadaan KM Bulk Karimun di perairan Belitung bukan untuk melakukan aktivitas produksi timah laut.
Kapal tersebut merupakan kapal yang digunakan untuk mengangkut batu bara dan tidak sedang melakukan kegiatan pemindahan barang dari tongkang ke kapal maupun sebaliknya.


Komentar