Belitung
Home » Berita » Pulau Seliu Siapkan Lompatan Besar, Bidik Pariwisata Bahari dan Ekspor Hasil Laut

Pulau Seliu Siapkan Lompatan Besar, Bidik Pariwisata Bahari dan Ekspor Hasil Laut

Peta geografis Pulau Seliu di Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, yang menunjukkan posisi strategis desa kepulauan tersebut sebagai kawasan yang diproyeksikan untuk pengembangan pariwisata bahari dan industri perikanan. (Dok.Pemerintah Desa Seliu)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Desa Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, mulai menyiapkan arah pembangunan baru dengan mengandalkan dua sektor unggulan, yakni pariwisata bahari dan industri perikanan.

Kepala Desa Seliu, Edyar, mengatakan Pulau Seliu memiliki posisi strategis sebagai desa kepulauan di sisi selatan Pulau Belitung dengan luas wilayah sekitar 1.530 hektare dan jumlah penduduk mencapai 1.007 jiwa yang tersebar di delapan RT dan dua dusun.

“Wilayah Desa Seliu terdiri atas dua pulau, yakni Pulau Seliu yang dihuni masyarakat dan Pulau Seribu yang tidak berpenghuni, namun dimanfaatkan sebagai kawasan produktif milik warga,” kata Edyar kepada BilitonNews.co, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, pemerintah desa telah menetapkan dua fokus utama pembangunan jangka panjang, yaitu pengembangan kawasan wisata serta budidaya dan industri perikanan.

Ia menjelaskan, Pulau Seliu telah masuk dalam kawasan pariwisata berdasarkan rencana tata ruang pemerintah daerah. Selain itu, pemerintah desa juga menyiapkan sekitar 300 hektare lahan untuk pengembangan budidaya perikanan beserta fasilitas pendukungnya.

Dari Tanjungpandan, Savana Yoga Hadirkan Ruang Tenang untuk Keseimbangan Tubuh dan Pikiran

“Potensi wisata Seliu sangat kuat pada wisata bahari yang dipadukan dengan nilai sejarah dan budaya masyarakat pesisir,” ujarnya.

Mayoritas masyarakat Pulau Seliu saat ini menggantungkan hidup sebagai nelayan. Profesi tersebut berkembang sejak komoditas kopra mengalami kemunduran pada 1983, sehingga masyarakat beralih ke sektor perikanan yang hingga kini menjadi tulang punggung ekonomi desa.

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer