BILITONNEWS.CO, BELITUNG โ Di balik senyum yang tetap terjaga, tersimpan kisah keberanian seorang bocah enam tahun yang bertarung melampaui rasa sakit.
Muhammad Haikal Fathan, atlet dari Dojang Sapartan Taekwondo Club Belitung, membuktikan tekadnya di arena kejuaraan.
Pertandingan pertamanya dimulai sekitar pukul 08.30 WIB. Di tengah laga, benturan keras membuat salah satu giginya copot.
Meski wajahnya tampak menahan sakit dan lelah, Haikal tidak mundur. Ia tetap berdiri dan melanjutkan pertandingan.
Tangis mungkin sempat hadir, namun tidak mengalahkan semangatnya. Di usia yang masih sangat muda, Haikal menunjukkan bahwa perjuangan kerap datang bersama pengorbanan.
Ia kembali naik ke arena hingga dua kali pertandingan. Sekitar pukul 12.00 WIB, Haikal berhasil menembus partai final.
Dalam kondisi fisik yang terkuras, ia tetap menunjukkan determinasi tinggi hingga akhirnya memastikan kemenangan.
Medali emas kelas pemula berhasil diraihnya dalam ajang Laskar Pelangi Sport Tourism Taekwondo Challenge 2026 Piala Yusril Ihza Mahendra.
Kejuaraan yang digelar pada 25โ26 April 2026 di Pendopo Tanjung Kelayang ini diikuti lebih dari 600 atlet dari berbagai daerah, seperti Belitung, Bangka, Sumatera Selatan, Bandung, hingga DKI Jakarta.
Di luar arena, Haikal merupakan putra pasangan Maya Rovella dan Imaduddin. Ia tercatat sebagai siswa Sekolah Dasar Alam Aqila Belitung.
Kesehariannya diisi dengan kegiatan mengaji di TPA Attaโawun, serta latihan memanah di Moeslim Archery Club pada akhir pekan.
Di balik rutinitas tersebut, Haikal menyimpan cita-cita menjadi ustaz sekaligus polisi sosok yang tegas namun tetap berakhlak.


Komentar