BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Sejumlah pedagang yang membuka warung serta pelaku UMKM peserta bazar di kawasan wisata Pantai Tanjungpendam, Tanjungpandan, Belitung terpaksa mengamankan dagangan mereka dari terendam banjir rob akibat gelombang pasang yang terjadi sejak Minggu, 7 Desember 2025 malam.
Senin, 8 Desember 2025 pagi para pedagang mulai berkemas dan kendaraan mereka mondar mandir mengangkut barang dagangan mereka di tengah genangan air. Rencananya mereka akan memindahkan dagangan mereka dan bazar akan digelar di Terminal Tanjungpendam, Tanjungpandan.
Hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang pasang air laut yang terjadi sejak Minggu malam, menyebabkan air laut naik ke daratan sehingga sebagian besar Kawasan wisata Pantai Tanjungpendam terendam air.
Pengelola Tanjungpanedam segera menutup pintu gerbang kawasan wisata yang terletak di tengah Kota Tanjungpandan ini untuk sementara Waktu hingga kondisi Kembali kondusif.
Para pengunjung dilarang masuk, kecuali petugas serta para pedagang yang membuka lapak dagangannya di Kawasan wisata ini untuk berkemas menyalamatkan dagangannya dari banjir.
Niki Makaromi, Pengawas UPTD Tanjungpendam saat dikonfirmasi mengatakan, kondisi rob dan gelombang pasang di Tanjunggpendam hari ini cukup tinggi, dengan skala pasang air laut 3.02 yang merupakan kondisi pasang air laut tertinggi di Tanjungpendam.
Apalagi sejak pagi hujan dengan intensitas lebat ditambah angin ribut yang menyebabkan air hujan tidak bisa mengalir ke laut karena air laut pasang tinggi.















































Komentar