News
Home ยป Berita ยป Setelah 150 Tahun, SVD Membuka Refleksi tentang Bahasa, Komunikasi dan Perdamaian

Setelah 150 Tahun, SVD Membuka Refleksi tentang Bahasa, Komunikasi dan Perdamaian

Diskusi dalam rangka peringatan 60 tahun Dokumen Nostra Aetate di Kantor Koordinator Komunikasi Generalat SVD, di Roma, Italia, Kamis, 11 Desember 2025. (istimewa)

Dalam era dominasi media sosial, storytelling dinilai penting untuk memulihkan martabat manusia dan menjembatani jurang perbedaan.

Sementara itu, Rm Bonaventura Mwenda menyinggung perubahan peta geomisi global yang turut memengaruhi cara berkomunikasi.

Afrika dan Asia, yang dahulu dianggap wilayah pinggiran, kini justru menjadi pusat kehidupan iman yang dinamis.

Karena itu, komunikasi yang berhasil harus ditopang oleh teologi yang otentik dan kepekaan budaya, meneladani Yesus yang lahir di Betlehem sebagai simbol kehadiran Allah dalam kesederhanaan budaya manusia.

Dalam konteks dialog antariman, Rm Markus Solo Kewuta SVD, satu-satunya pejabat Vatikan asal Indonesia, menegaskan bahwa dialog merupakan proses pencarian kebenaran bersama yang bertumpu pada kebebasan.

Idul Fitri 2026 Jatuh Sabtu Besok, Simak Tata Cara Salat Idul Fitri dan Sunnahnya

Ia menegaskan komitmen SVD untuk terus menjadi โ€œpembangun jembatanโ€ dan โ€œpelintas batasโ€ melalui dialog profetis.

Pada akhirnya, penguasaan bahasa dan kemampuan komunikasi dipahami sebagai sarana penting untuk menghadirkan perdamaian dalam berbagai dimensi kehidupan.

Melalui dialog yang dibangun lewat storytelling dan pemanfaatan kanal digital, martabat manusia dapat dipulihkan.

Dalam ruang dialog – bukan perdebatan – perjumpaan sejati terjadi, dan di sanalah peluang bagi perdamaian dunia semakin terbuka. (*/bilitonnews.co)

Api Mengamuk di Belitung, Petugas dan Warga Bersatu Padamkan Kebakaran Hutan

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *