Berangkat dari pengalaman lebih dari 150 tahun, SVD membagikan refleksi tersebut melalui sebuah seminar internasional bertajuk Bridges of Peace: Communication and Interfaith Dialogue atau Jembatan Perdamaian: Komunikasi dan Dialog Antariman.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati 60 tahun Dokumen Nostra Aetate dan diselenggarakan oleh Kantor Koordinator Komunikasi Generalat SVD di Roma, Italia, Kamis, 11 Desember 2025.
Dokumen Nostra Aetate (1965โ2025) merupakan tonggak penting Konsili Vatikan II yang mengubah cara Gereja memandang dan membangun relasi dengan agama-agama non-Kristen.
Enam dekade kemudian, dunia masih bergulat dengan konflik, prasangka, dan polarisasi yang kerap dipicu oleh disinformasi.
Dalam konteks itulah, seminar ini menghadirkan pembicara dari Dikasteri Dialog Antaragama Vatikan, yakni Rm Markus Solo Kewuta SVD dan Rm Bonaventura Mwenda, serta Sr Nina Benedikta Crapic FMA dari Dikasteri Komunikasi Vatikan.
Diskusi menegaskan bahwa komunikasi bukan sekadar alat penyampai pesan, melainkan sebuah โpanggilan untuk berjumpaโ.
Semangat Nostra Aetate kembali diangkat dalam terang perkembangan teknologi digital, dengan penekanan bahwa komunikasi harus diarahkan pada pembangunan kepercayaan, rekonsiliasi, dan perdamaian di tengah dunia yang terfragmentasi.
Sr Nina Benedikta Crapic FMA menyoroti peran komunikasi sebagai โpilar kekuasaan keempatโ. Menurutnya, para komunikator religius perlu memiliki literasi kecerdasan buatan (AI) dan kemampuan bertutur naratif di tengah lanskap media yang semakin kompleks.















































Komentar