Ia menjelaskan, pengembangan talenta muda menjadi salah satu target utama POPB Badau. Menurutnya, pemain muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan sepak bola daerah sehingga perlu mendapat perhatian dan pembinaan secara konsisten.
Sudirun juga menyebut, dukungan perusahaan terhadap POPB bukan kali pertama dilakukan. Sejumlah perusahaan tersebut sebelumnya turut membantu berbagai kegiatan olahraga, termasuk turnamen sepak bola di Kabupaten Belitung.
Karena itu, ia berharap kerja sama melalui program CSR dapat terus diperkuat agar kegiatan olahraga di Badau semakin berkembang.
Sejumlah Pemain POPB Pernah Perkuat Persibel
Sudirun mengakui, pemain POPB saat ini secara umum masih berasal dari kalangan lokal. Meski demikian, ia menilai para pemain memiliki potensi untuk bersaing dengan pemain dari kecamatan lain apabila mendapat pembinaan yang tepat.
Ia menyebut, pada periode sebelumnya, sejumlah pemain POPB pernah memperoleh kesempatan memperkuat Persibel.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal untuk terus mengembangkan sepak bola di Badau. Namun, menurutnya, potensi pemain harus dibarengi latihan dan pembinaan berkelanjutan agar mampu mencapai prestasi yang lebih baik.
“Sekarang tinggal pembinaan. Kami selaku pengurus sangat mendorong agar prestasi tim POPB Badau bisa lebih baik, tentunya dengan dukungan beberapa perusahaan yang membantu kami,” ujarnya.
Sudirun berharap, bantuan dan dukungan yang diberikan tidak hanya menunjang pelaksanaan kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi dorongan bagi para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan serta berani bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Komentar