HARSAKTI-DPRD
Advertisement
Belitung
Home » Berita » Jelang Sintak Baro Cup 2026, GPJS Belitung dan Polairud Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Laut

Jelang Sintak Baro Cup 2026, GPJS Belitung dan Polairud Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Laut

Ketua GPJS Belitung Indra bersama Kasat Polairud Polres Belitung AKP Fiqi dan KBO Ibda Junaidi mengacungkan jempol sebagai simbol kebersamaan dan sinergi dalam mendukung pelaksanaan Turnamen Sintak Baro Cup 2026 di perairan Belitung, Rabu (19/8/2026). (Istimewa)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG — Menjelang pelaksanaan Turnamen Sintak Baro Cup 2026, Ketua gerakan pemuda menjaga laut pesisir Grup Pancing Joran Sintak (GPJS) Belitung, Indra, menyambangi Markas Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Belitung, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Pertemuan itu juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara masyarakat pesisir, komunitas nelayan, dan aparat kepolisian untuk memastikan kegiatan di perairan Belitung berlangsung aman dan tertib.

Indra disambut langsung Kasat Polairud Polres Belitung AKP Fiqi, didampingi KBO Ibda Junaidi.

Dalam pertemuan tersebut, Indra menyerahkan secara resmi surat undangan pelaksanaan Turnamen Sintak Baro Cup 2026 yang digelar Grup Pancing Joran Sintak (GPJS) bersama Forum Nelayan Baro (FNB).

Menurut Indra, Sintak Baro Cup 2026 tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi bagi para penghobi mancing.

Tengku Dewi Kembali Nge-DJ, Ada Tawaran Sinetron tapi Pilihannya Bikin Anak Tetap Jadi Prioritas

Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan masyarakat pesisir sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari Belitung.

“Turnamen Mancing Sintak Baro Cup 2026 ini kami hadirkan sebagai bentuk sukacita menyambut HUT RI ke-81.

Kami ingin membangun rasa kebersamaan, menjaga ekosistem laut, sekaligus mempererat kemitraan dengan aparat penegak hukum seperti Satpolairud,” kata Indra, sekaligus penggagas turnamen.

Ia menegaskan, koordinasi dengan aparat menjadi hal penting mengingat sebagian besar rangkaian kegiatan akan berlangsung di wilayah perairan.

Bukan Sedikit, 52,5 Ton Pasir Timah Diduga Ilegal Ditampung di Rumah, 5 Tersangka Diserahkan ke Jaksa

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *