Bupati Beltim, Kamarudin Muten yang turut mendampingi kunjungan tersebut mengatakan bahwa penjajakan ini menjadi langkah awal untuk melihat kesesuaian kebutuhan industri dengan potensi yang dimiliki Beltim.
Ia menjelaskan salah satu hal utama yang menjadi perhatian investor adalah kesiapan infrastruktur, khususnya pelabuhan.
โDia butuh pelabuhan dengan kedalaman minimal 18 sampai 20 meter, sementara yang ada saat ini sekitar 9 sampai 12 meter. Tadi kita sudah minta tim untuk segera survei lokasi yang paling memungkinkan,โ ungkap Kamarudin kepada Diskominfo Beltim.
Menurutnya, kebutuhan pelabuhan dalam menjadi penting karena perusahaan tersebut akan menggunakan kapal besar untuk distribusi hasil produksi.
Termasuk ekspor ke luar negeri seperti Australia.
Selain pelabuhan, kebutuhan energi juga menjadi perhatian utama.
โMereka juga berencana membangun PLTU. Dengan adanya listrik, industri akan lebih mudah masuk. Jadi pelabuhan dan listrik ini jadi kunci,โ jelasnya.
Kemudahan Perizinan
Kamarudin mengungkapkan rencana investasi yang dijajaki tidak hanya sebatas pembangunan fasilitas dasar, tetapi juga industri pengolahan seperti stainless steel hingga produk turunan lainnya.
Jika terealisasi, investasi ini berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
โTadi mereka sampaikan bisa sampai sekitar 12 ribu tenaga kerja. Ini peluang besar bagi masyarakat Belitung Timur,โ kata Kamarudin.
Mantan pengusaha konstruksi ini menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap rencana investasi tersebut, karena akan berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi daerah.


Komentar