Persahabatan semacam itu ibarat bayangan yang selalu ada ketika cahaya terang, tetapi menghilang saat gelap datang.
Pada akhirnya, hidup selalu memperlihatkan siapa yang benar-benar tinggal dan siapa yang hanya singgah.
Materi mungkin bisa membuat seseorang terlihat lebih penting di mata banyak orang. Tetapi dalam urusan persahabatan, materi tidak pernah cukup untuk membuat seseorang benar-benar dihargai.
Karena pada akhirnya, orang tidak diingat dari apa yang ia miliki.
Orang diingat dari bagaimana ia memperlakukan orang lain.
Dan di situlah ketulusan menemukan tempatnya diam, sederhana, tetapi jauh lebih berharga daripada semua hal yang bisa dibeli oleh materi. (*/BilitonNews.co/Gumay)
























