News, Opini  

Ia Mengira Saya Mendekat Karena Hartanya. Padahal Saya Hanya Menganggapnya Teman

Ilustrsi materi bisa memisahkan, ketulusan justru menyatukan.

Persahabatan semacam itu ibarat bayangan yang selalu ada ketika cahaya terang, tetapi menghilang saat gelap datang.

Pada akhirnya, hidup selalu memperlihatkan siapa yang benar-benar tinggal dan siapa yang hanya singgah.

Materi mungkin bisa membuat seseorang terlihat lebih penting di mata banyak orang. Tetapi dalam urusan persahabatan, materi tidak pernah cukup untuk membuat seseorang benar-benar dihargai.

Karena pada akhirnya, orang tidak diingat dari apa yang ia miliki.

Orang diingat dari bagaimana ia memperlakukan orang lain.

Dan di situlah ketulusan menemukan tempatnya diam, sederhana, tetapi jauh lebih berharga daripada semua hal yang bisa dibeli oleh materi. (*/BilitonNews.co/Gumay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *