“Skrining merupakan tahapan yang sangat penting. Kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan pelayanan yang aman dan sesuai dengan kondisi kesehatannya,” jelasnya.
Tidak hanya menghadirkan layanan operasi, program ini juga memberikan kemudahan penuh bagi masyarakat. Seluruh rangkaian pelayanan diberikan tanpa biaya, mulai dari pemeriksaan kesehatan, tindakan operasi, hingga kebutuhan akomodasi selama proses pelayanan berlangsung.
“Kami ingin masyarakat datang tanpa rasa khawatir mengenai biaya. Seluruh layanan, mulai dari pemeriksaan, operasi hingga akomodasi peserta, kami siapkan secara gratis,” ungkap Rudianto Tjen.
Program sosial ini semakin istimewa dengan keterlibatan dokter-dokter spesialis mata dari RS Mata Cicendo Bandung, salah satu rumah sakit rujukan nasional di bidang kesehatan mata.
Tim medis berpengalaman tersebut akan memberikan pelayanan terbaik demi meningkatkan kualitas dan keberhasilan tindakan operasi.
Bagi sebagian orang, melihat kembali bukan sekadar kemampuan fisik, melainkan kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan dengan lebih percaya diri.
Sebuah penglihatan yang pulih dapat membuka kembali pintu aktivitas, pekerjaan, dan kebahagiaan bersama keluarga.
Rudianto Tjen pun mengajak masyarakat yang masih mengalami gangguan penglihatan akibat katarak agar segera memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum pendaftaran ditutup.
“Semoga melalui program ini semakin banyak masyarakat Bangka Belitung yang dapat kembali melihat dengan jelas, beraktivitas secara produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.



Komentar