“Usia 7 tahun adalah masa emas untuk menanamkan pendidikan karakter dan cinta belajar. Ini fondasi penting bagi masa depan anak,” katanya.
Ia juga menitipkan pesan kepada kedua orang tua agar senantiasa mendampingi setiap proses tumbuh kembang Berliana, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
“Masa depan Babel dan Indonesia ada di tangan anak-anak seperti Berliana.
Kalau dari kecil kita tanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan semangat belajar, maka 10-15 tahun ke depan mereka akan menjadi pemimpin yang hebat,” lanjutnya.
Pihak keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian, doa, serta kunjungan yang diberikan Budi Setiawan.
Menurut keluarga Amin, kehadiran Kepala Perwakilan WartaKum7 Babel menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi keluarga.
Pada kesempatan tersebut, Budi Setiawan kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang berkaitan dengan pendidikan, tumbuh kembang anak, serta penguatan ketahanan keluarga di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
“Kami ingin memastikan setiap anak di Babel mendapatkan ruang untuk tumbuh sehat, bahagia, dan berprestasi.
Tidak ada anak yang tertinggal. Pemerintah dan masyarakat harus hadir bersama-sama,” tegasnya.
Menutup pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan itu, Budi Setiawan kembali menyampaikan doa terbaik bagi Berliana Hanum Silalahi.
“Selamat sekali lagi untuk Berliana. Teruslah jadi anak yang ceria, rajin belajar, dan berbakti kepada orang tua. Tuhan memberkati,” pungkasnya.
Momen sederhana yang dipenuhi doa dan kasih sayang tersebut menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak hanya dibangun melalui kebijakan, tetapi juga berawal dari keluarga yang menanamkan cinta, karakter, dan pendidikan sejak dini kepada anak-anaknya. (BilitonNews.co/Gumay)



Komentar