BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Belitung masih menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Belitung.
Pemkab Belitung kini mengajukan permohonan penambahan kuota BBM jenis Pertalite kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Permohonan tersebut disampaikan melalui surat resmi Pemerintah Kabupaten Belitung yang ditandatangani secara barcode oleh Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat.
Surat itu ditujukan kepada Kepala BPH Migas di Jakarta.
Adapun tembusannya disampaikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, serta Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam surat tersebut, Pemkab Belitung meminta dilakukan evaluasi terhadap kuota Pertalite yang tersedia saat ini.
Evaluasi dinilai perlu dilakukan karena kebutuhan BBM masyarakat terus meningkat dan antrean masih terjadi di sejumlah SPBU.
Berdasarkan data kendaraan yang dicantumkan dalam surat, terdapat sekitar 178.823 kendaraan yang menggunakan Pertalite.
Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 159.383 sepeda motor dan 19.440 mobil penumpang.
Dengan asumsi konsumsi rata-rata sesuai jenis kendaraan, kebutuhan dasar Pertalite di Kabupaten Belitung diperkirakan mencapai sekitar 150 kiloliter (KL) per hari.
Namun, Pemkab Belitung memperkirakan kebutuhan tersebut terus meningkat.
Faktor yang diperhitungkan antara lain pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatnya mobilitas masyarakat, perkembangan sektor pariwisata, kunjungan wisatawan, kendaraan rental, hingga kendaraan dari luar daerah.

Komentar