BILITONNEWS.CO, BELITUNG — Gelaran balap sepeda internasional Grand Fondo New York (GFNY) Belitung 2026 yang akan berlangsung pada 19-21 Juni mendatang tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga berkelas dunia, tetapi juga diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Kabupaten Belitung.
Kehadiran sekitar 350 pebalap dari 21 negara, termasuk Malaysia, Singapura, Vietnam, China, Jerman dan Italia, diperkirakan akan meningkatkan okupansi hotel, kunjungan ke destinasi wisata, hingga perputaran ekonomi bagi pelaku usaha mikro, restoran, transportasi, dan sektor jasa lainnya.
Sebagian peserta bahkan dijadwalkan tiba lebih awal mulai 16 Juni 2026 untuk melakukan uji coba rute balapan. Kondisi ini membuka peluang lebih besar bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati berbagai destinasi unggulan Belitung sebelum dan sesudah perlombaan berlangsung.
Founder GFNY Indonesia, Axel Moeller menjelaskan bahwa status GFNY Belitung sebagai GFNY Asia Championship 2026 menjadi daya tarik utama yang membuat antusiasme peserta internasional meningkat dibandingkan edisi sebelumnya.
Selain memperebutkan gelar juara GFNY Belitung, pemenang kategori overall putra dan putri juga akan menyandang gelar Juara GFNY Asia Championship 2026. Mereka selanjutnya berhak mewakili Asia pada GFNY World Championship 2027 di New York City.
“Juara overall male dan female akan mendapatkan kesempatan berangkat ke GFNY World Championship 2027 dengan fasilitas tiket pesawat, hotel dan perlakuan VVIP sebagai wakil Asia,” ujar Axel.





















Komentar