Belitung
Home ยป Berita ยป Rehabilitasi Jembatan Siburik dan Penanganan Drainase di Tanjungpandan Mulai Dikerjakan

Rehabilitasi Jembatan Siburik dan Penanganan Drainase di Tanjungpandan Mulai Dikerjakan

Pemangkasan pohon dilakukan di sekitar Jembatan Siburik, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (17/4/2026), sebagai bagian dari pekerjaan rehabilitasi jembatan dan penanganan drainase pada ruas jalan nasional. Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Bangka Belitung yang didanai APBN 2026. (Istimewa)

BILITONNEWS.CO, TANJUNGPANDAN – Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Bangka Belitung mulai melaksanakan proyek rehabilitasi jembatan dan penanganan drainase di sejumlah titik strategis di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Proyek ini mencakup kawasan Junction Simpang Lima Tanjungpandan, Tanjung Kelayang, hingga Jalan Sudirman Perawas.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, kegiatan ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp1,77 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Proyek tersebut dilaksanakan oleh PT Putera Bangka Barat dengan konsultan pengawas PT Ravino Citra Mandiri KSO PT Citratama Nusawidya Consult.

Salah satu titik pekerjaan berada di Jembatan Siburik, Jalan Siburik Barat, Kecamatan Tanjungpandan. Pada Jumat (17/4/2026), dilakukan pemangkasan pohon di sekitar jembatan sebagai bagian dari penataan kawasan dan mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi.

Jembatan Siburik merupakan infrastruktur strategis karena berada di dekat pelabuhan dan dermaga, serta menjadi jalur satu arah keluar dari kawasan pasar induk menuju jalan nasional.

Menuju Karier Global, 30 Putra Belitung Timur Ikuti Seleksi Magang PT Panasonic

Tingginya mobilitas kendaraan, terutama truk logistik, menjadikan perbaikan jembatan ini dinilai mendesak.

Wakil Bupati Belitung, Syamsir, yang meninjau langsung kegiatan tersebut, mengatakan bahwa penataan dilakukan untuk mendukung proses pembongkaran dan rehabilitasi jembatan agar berjalan lebih aman dan efisien.

Ia menjelaskan, sejumlah penyesuaian dilakukan di lapangan, termasuk penanganan tiang listrik yang berada di sekitar lokasi proyek. Hal ini penting untuk menghindari risiko gangguan kelistrikan yang berpotensi membahayakan.

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *