Wabup Angkat Bicara Terkait Polemik Nota Kesepakatan Lahan di Selat Nasik, Syamsir Jaga Kamtibmas

Wakil Bupati Belitung, Syamsir, S.I.Kom (kiri) bersama Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos saat Festival Rakyat de Belantu, di Desa Bantan, Kecamatan Membalong. (dok/BilitonNews.co)

Ia menegaskan bahwa pembangunan di Kecamatan Selat Nasik tetap menjadi bagian penting dalam visi pembangunan daerah di Kabupaten Belitung ke depan.

Semua program dan investasi yang masuk diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar, bukan sebaliknya.

Oleh karena itu, aspek legalitas dan kesesuaian tata ruang harus diperjelas terlebih dahulu sebelum melangkah lebih jauh.

“Semua harus baik di masa depan, termasuk pembangunan di Kecamatan Selat Nasik.

Namun, pelaksanaannya harus berjalan beriringan dengan masyarakat sekitar. Jangan sampai masyarakat merasa ditinggalkan atau tidak dilibatkan,” jelasnya.

Syamsir juga menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.

Menurutnya, investasi yang sehat adalah investasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga setempat.

Dalam konteks tersebut, pemerintah daerah membuka ruang komunikasi antara pihak-pihak terkait, termasuk masyarakat, pemerintah desa, dan investor.

Langkah ini diharapkan dapat mengklarifikasi berbagai isu yang berkembang sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan diambil berdasarkan asas transparansi dan kepatuhan hukum.

Pemerintah daerah, lanjut Syamsir akan terus mengawal setiap proses agar tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku serta menjunjung tinggi kepentingan masyarakat luas.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat menahan diri dan mengedepankan musyawarah demi terciptanya situasi yang harmonis serta pembangunan yang berkelanjutan di Selat Nasik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *