Wabup Angkat Bicara Terkait Polemik Nota Kesepakatan Lahan di Selat Nasik, Syamsir Jaga Kamtibmas

Wakil Bupati Belitung, Syamsir, S.I.Kom (kiri) bersama Bupati Belitung, H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos saat Festival Rakyat de Belantu, di Desa Bantan, Kecamatan Membalong. (dok/BilitonNews.co)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung, Wakil Bupati, Syamsir akhirnya angkat bicara terkait polemik nota kesepakatan lahan yang tengah menjadi perbincangan hangat bagi masyarakat di Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Pemerintah daerah menyatakan kepada masyarakat untuk tetap tenang serta memprioritaskan pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci Ramadan, sekaligus menjaga keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) agar suasana tetap kondusif.

Menurut Wakil Bupati, dinamika yang berkembang di tengah masyarakat merupakan hal yang wajar dalam proses pembangunan daerah.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Pemerintah daerah, berkomitmen menciptakan ruang dialog yang terbuka demi kebaikan bersama.

“Yang terpenting saat ini mari kita fokus menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan bersama-sama menjaga kamtibmas agar situasi tetap aman dan nyaman.

Ke depan, kita harapkan persoalan ini bisa didudukkan bersama secara baik-baik,” kata Wabup Syamsir saat di konfirmasi CyberCity BilitonNews.co, Minggu (22/2).

Terkait substansi nota kesepakatan lahan yang menjadi polemik, wabup menjelaskan bahwa pada prinsipnya pemerintah daerah tidak anti terhadap investasi.

Namun, setiap rencana pemanfaatan lahan harus mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk aturan lama mengenai peruntukan lahan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *