BILITONNEWS.CO, VATIKAN — Takhta Suci Vatikan kini secara resmi menghadirkan bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa layanan di Vatican News.
Keputusan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Dikasteri Komunikasi Vatikan dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Komisi Komunikasi Sosial KWI, Mgr Agustinus Tri Budi Utomo, bersama Prefek Dikasteri Komunikasi Vatikan, Paolo Ruffini.
Momen tersebut turut disaksikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono, serta sejumlah tokoh Gereja dan perwakilan media Katolik.
Dengan penambahan ini, bahasa Indonesia menjadi bahasa ke-57 yang digunakan secara resmi dalam layanan Vatican News.
Kehadiran bahasa Indonesia disebut sebagai langkah penting untuk memperluas jangkauan informasi Gereja Katolik kepada umat di Indonesia dan kawasan sekitarnya.
Mgr Agustinus menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar kesepakatan administratif, tetapi juga simbol eratnya hubungan antara Gereja di Indonesia dengan Vatikan.
Ia menilai langkah ini akan memudahkan umat Katolik Indonesia dalam mengakses ajaran dan pesan Gereja universal dalam bahasa yang lebih dekat dengan keseharian mereka.
Selain itu, ia menegaskan bahwa penggunaan bahasa Indonesia akan membuka akses langsung bagi umat untuk mengikuti perkembangan Gereja global, termasuk pesan dari Paus, tanpa kendala bahasa.
Sementara itu, Paolo Ruffini menekankan pentingnya penggunaan bahasa ibu dalam komunikasi. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi cara efektif untuk menjangkau umat secara lebih mendalam dan personal.















































Komentar