News
Home ยป Berita ยป Tuduhan KRUBMD Dinilai Tidak Benar, Hidayat Arsani: Sore Ini Saya Laporkan ke Polda

Tuduhan KRUBMD Dinilai Tidak Benar, Hidayat Arsani: Sore Ini Saya Laporkan ke Polda

Gubernur Babel, Dr (HC) Hidayat Arsani SE melapor ke SPK Polda Babel pada Kamis, 27 November 2025 sore. (istimewa)

Lebih lanjut dikatakannya, ia akan ke Belitung pada Sabtu, 29 November 2025 dalam rangka kegiatan bagi-bagi sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Bagi-bagi sembako ini wujud perhatian Gubernur terhadap masyarakat Bangka dan Belitung secara keseluruhan, yang setara dan tidak pilih kasih,” kata Gubernur.

Gelar Konferensi Pers

Sementara itu Komite Reformasi untuk Belitong Masa Depan menggelar konferensi pers di kawasan Bubur Ayam Kite, Jalan Kapten Saridin, Belitung pada Rabu, 26 November 2025.

Sejumlah tokoh yang tergabung dalam KRUBMD hadir dalam forum tersebut antara lain H Soehadie Hasan, H Adi Adjin, Sabriansyah dan Suryadi Saman.

Idul Fitri 2026 Jatuh Sabtu Besok, Simak Tata Cara Salat Idul Fitri dan Sunnahnya

Dalam pernyataannya, Koordinator KRUBMD H Soehadie Hasan menyampaikan kegelisahan mereka terkait kondisi kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Babel. Ia menilai situasi yang berlarut-larut justru memicu keresahan di tengah masyarakat.

Soehadie menjelaskan bahwa pihaknya telah berdiskusi secara intens dengan berbagai elemen masyarakat, hingga akhirnya memutuskan untuk menyampaikan pandangan resmi kepada Kementerian Dalam Negeri.

KRUBMD menilai persoalan kepemimpinan tersebut memberi dampak signifikan, terutama bagi masyarakat Belitung yang disebut telah 25 tahun merasakan kurangnya pemerataan perhatian dalam konteks kesetaraan antarpulau di Provinsi Bangka Belitung.

Poin-Poin Pernyataan Sikap

Melalui dokumen resmi yang dibacakan dalam konferensi pers, KRUBMD memaparkan beberapa tuntutan dan masukan:

Api Mengamuk di Belitung, Petugas dan Warga Bersatu Padamkan Kebakaran Hutan

  1. Mendesak penyelesaian permasalahan hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur Babel yang dinilai dibiarkan berlarut-larut.
  2. Mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah pusat dan daerah mengenai isu-isu yang menjadi perhatian KRUBMD.
  3. Mengkritisi pola komunikasi politik pemerintah daerah yang dianggap menyepelekan persoalan, padahal menurut mereka terdapat ketidakharmonisan dan masalah tata kelola.

KRUBMD menegaskan bahwa pernyataan tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat yang mereka tampung dari berbagai diskusi. (BilitonNews.co/tedja pramana)

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *