Namun demikian, ia menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan penerbangan internasional pascapandemi COVID-19 dapat berjalan stabil terlebih dahulu, termasuk memantau harga tiket agar tetap kompetitif.
Pemkab Belitung juga telah menyampaikan usulan pengembangan bandara kepada pemerintah pusat, minimal dengan peningkatan fasilitas setara Bandara Depati Amir Pangkalpinang, termasuk penataan garbarata dan infrastruktur pendukung lainnya.
Di sisi lain, Syamsir menyebut pemerintah daerah menargetkan Belitung menjadi kabupaten percontohan terbaik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Salah satu targetnya adalah meraih penghargaan Adipura pada tahun depan, dengan pembenahan kebersihan dan tata kelola lingkungan mulai dari perkantoran hingga tingkat desa.
Setelah rapat koordinasi kecamatan, Pemkab juga akan menggelar pertemuan dengan pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) guna mendorong kemandirian desa agar tidak sepenuhnya bergantung pada fiskal pemerintah pusat.
Menurut Syamsir, tantangan terberat pasca-Lebaran adalah peningkatan ekonomi masyarakat, termasuk menekan angka pengangguran lulusan sekolah.
“Bagaimana masyarakat mau belanja kalau tidak punya uang. Lulusan sekolah yang masih menganggur juga harus kita pikirkan solusinya,” katanya. (BilitonNews.co/tedja pramana)

























