News
Home ยป Berita ยป Prioritaskan Perlindungan UMKM, Gubernur Serahkan BPJS ke 426 Pelaku UMKM di Belitung

Prioritaskan Perlindungan UMKM, Gubernur Serahkan BPJS ke 426 Pelaku UMKM di Belitung

Gubernur Kepulauan Babel, Dr (HC) Hidayat Arsani SE, Bupati Belitung, H Djoni Alamsyah Hidayat SSos serta forkopimda Belitung berjalan menuju ke Gedung Serbaguna Pemkab Belitung pada Selasa, 25 November 2025. (tedja pramana)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr (HC) Hidayat Arsani SE menyerahkan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada 426 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari 36 desa dan kelurahan se-Kabupaten Belitung di Gedung Serbaguna Kabupaten Belitung pada Selasa, 25 November 2025.

Para pelaku UMKM ini mendapat fasilitas dua program yang dibiayai APBD Provinsi Kepulauan Babel yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jamiman Kematian (JKM) dengan iuran bulanan sebesar Rp16.800 per bulan. Fasititas ini diberikan selama rentang tiga bulan yaitu bulan Oktober sampai Desember 2025.

“Sesuai anggaran APBD Provinsi Kpuauan Babel, kita menyerahkan BPJS ketenagakerjaan kepada pelaku UMKM. Mereka diberikan hak untuk mendapatkan asuransi baik ketenagakerjaan maupun kesehatan,” kata Gubernur Babel, Dr (HC) Hidayat Arsani SE kepada media pada Selasa, 25 November 2025.

Menurutnnya, fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan untuk Belitung ini sesuai dengan usulan Bupati Belitung ada 426 pelaku UMKM dari 36 desa.

“Saya minta Pak Bupati untuk mendata siapa saja yang berhak dan siapa yang tidak berhak menerima fasilitas ini. Saya berharap semua pelaku UMKM mendapatkan perlindungan BPJS Kesehatan maupun ketenagakerjaan,” kata Gubbernur.

Ribuan Warga Padati Tugu Satam, Malam Takbiran Idul Fitri 1447 H di Belitung Berlangsung Meriah

Dikatakanya, untuk Provinsi Babel ada 3.750 pelaku UMKM yang difasilitasi BPJS ketenagakerjaan ecara bertahap. Sementara untuk fasilitasi BPJS Kesehatan sudah 90 persen hinggaa November 2025 ini.

“Ini sudah sesuai peruntukannya yang dimulai dari pelaku UMKM. Mereka tidak hanya berjualan, tapi jaminan kesehatannya juga terjaga. Ini wujud dari kepeduliaan pemerintah daerah agar masyarakat yang beraktivitas apat terjamin kesehatannya,” katanya.

Laman: 1 2 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *