Megantara juga menambahkan bahwa simulasi ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kesiapan personel dan peralatan keselamatan kerja yang tersedia di lingkungan kantor.
โMelalui kegiatan ini, kami menguji kesiapan pegawai, peralatan APAR, serta koordinasi dengan BPBD.
Jangan hanya memahami teori, tetapi juga terampil dalam praktik sehingga risiko kecelakaan kerja dapat ditekan seminimal mungkin,โ jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Belitung, Plt Kasi Penanganan Darurat Logistik dan Kebakaran, Harozi menyampaikan pentingnya edukasi dan latihan langsung kepada pegawai dalam menghadapi potensi kebakaran di tempat kerja.
โKebakaran sering terjadi karena kelalaian kecil dan kurangnya pemahaman dalam penggunaan alat pemadam.
Melalui sosialisasi dan praktik langsung ini, kami ingin memastikan setiap pegawai mengetahui jenis APAR yang digunakan serta langkah-langkah pemadaman awal, termasuk dengan metode sederhana seperti karung basah jika APAR tidak tersedia,โ jelas Harozi.
Ia juga mengapresiasi PLN UP3 Belitung yang secara konsisten melibatkan BPBD dalam kegiatan peningkatan kapasitas keselamatan kerja.
โKami mengapresiasi PLN UP3 Belitung yang aktif membangun sinergi dengan BPBD.
Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya kebakaran, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat,โ tambahnya.
Bulan K3 Nasional 2026, mendukung upaya PLN dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, andal, serta berkelanjutan.















































Komentar