Ia menjelaskan, Bekisah merupakan program edukatif dan persuasif yang menyasar generasi muda guna menanamkan kesadaran hukum, membangun sikap anti-bullying, serta mendorong semangat meraih masa depan yang lebih baik. Sementara Petaling berfokus pada penguatan layanan pembimbingan klien secara terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk mendukung proses reintegrasi sosial.
Adapun Si Landuk hadir sebagai inovasi pelayanan yang mempermudah akses masyarakat terhadap layanan Bapas, mempercepat proses administrasi, serta menghadirkan pendekatan yang lebih solutif dan responsif.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Belitung Timur, Husaini Rasyid, menegaskan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, sekaligus tindak lanjut dari hasil rapat Badan Musyawarah DPRD.
“Kunjungan kerja ini dilaksanakan untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan Bapas Kelas II Tanjungpandan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berbasis HAM.
Kami berharap koordinasi yang terbangun semakin baik serta mampu mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan di daerah,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi dialog dan diskusi antara anggota DPRD dan jajaran Bapas Tanjungpandan. Sejumlah isu strategis dibahas, termasuk teknis pelaksanaan penelitian kemasyarakatan (Litmas) yang dipaparkan secara komprehensif oleh Endang Meidiansyah.
Selain itu, M. Yeyen Purbasari turut menjelaskan program bimbingan klien yang menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan, terarah, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial.















































Komentar