Ia menyampaikan apresiasi kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang selama ini turut mendoakan kebaikan bagi Beltim.
Menurutnya, keseimbangan antara usaha dan doa merupakan kunci utama dalam menjaga keberlangsungan pembangunan dan stabilitas daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, mengungkapkan bahwa ke depan kegiatan munajat tidak hanya akan dilaksanakan secara terpusat, tetapi direncanakan bergilir di setiap kecamatan di Kabupaten Beltim.
Ia menjelaskan bahwa wacana tersebut bertujuan agar munajat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di seluruh wilayah serta memperluas jangkauan doa bersama untuk daerah.
Khairil menambahkan, munajat menjadi kebutuhan spiritual sekaligus sarana memohon keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi masyarakat Belitung Timur.
Pelaksanaan perdana kegiatan ini digelar di Rumah Dinas Bupati, dan selanjutnya direncanakan akan dilaksanakan di masjid-masjid tingkat kecamatan dengan melibatkan pemerintah wilayah setempat.
Melalui pelaksanaan munajat secara berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berharap nilai religius semakin mengakar di tengah masyarakat, kebersamaan terus terjaga, serta seluruh agenda pembangunan daerah senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan Tuhan Yang Maha Esa. (*/BilitonNews.co)















































Komentar