Belitung Timur
Home ยป Berita ยป Pemkab Belitung Timur Perkuat Pengendalian Harga Demi Redam Inflasi

Pemkab Belitung Timur Perkuat Pengendalian Harga Demi Redam Inflasi

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Setda Belitung Timur, Bayu Priyambodo saat menghadiri kegiatan Rilis BRS Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Maret 2026 dan Pertumbuhan Ekonomi 2025 yang berlangsung di ruang pertemuan BPS, Rabu (1/4/2026) sore. (Dok. Diskominfo SP Beltim)

BILITONNEWS.CO, BELITUNG TIMUR – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) akan memperkuat langkah pengendalian harga guna mengantisipasi potensi tekanan inflasi di daerah.

Melalui strategi ini, Pemkab Beltim berharap stabilitas harga tetap terjaga dan daya beli masyarakat tidak terganggu.

Hal ini terungkap dalam sambutan Bupati Belitung Timur yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Setda Belitung Timur, Bayu Priyambodo saat menghadiri kegiatan Rilis Berita Resmi Statistik (BRS) Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi Maret 2026 dan Pertumbuhan Ekonomi 2025 yang berlangsung di ruang pertemuan Badan Pusat Statistik (BPS), Rabu (1/4/2026) sore.

Bayu Priyambodo saat membacakan sambutan bupati menegaskan dinamika inflasi perlu diantisipasi secara bersama.

Disampaikan bahwa kenaikan harga terjadi pada sekitar 40 persen komoditas, termasuk komoditas cumi yang sempat menyentuh Rp150.000 per kilogram.

Saat Harapan Membawa Pergi: Kisah Sunyi Anak-Anak Belitung yang Merantau

โ€œKondisi ini tentu memberikan dampak terhadap daya beli masyarakat. Karena itu, diperlukan langkah pengendalian inflasi yang terukur, terkoordinasi, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,โ€ jelas Bayu dalam rilis Diskominfo SP Beltim.

Mantan Kepala Diskominfo SP Beltim ini menambahkan memasuki April, sejumlah faktor masih berpotensi memicu tekanan inflasi.

Beberapa di antaranya fluktuasi harga emas serta kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak.

โ€œPemkab Beltim bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus memperkuat strategi pengendalian, mulai dari pemantauan harga, menjaga kelancaran distribusi, hingga memastikan ketersediaan bahan pokok agar tetap aman di masyarakat,โ€ kata Bayu.

Menjelang Jumat Agung 2026: Menghidupi Nilai Kasih Isa Almasih di Era Modern

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *