Untuk menjaga keandalan listrik, PLN menyiagakan 72 ribu personel di 4.137 posko siaga di seluruh Indonesia.
Personel tersebut didukung berbagai peralatan, antara lain:
- 2.005 unit genset
- 773 unit UPS
- 1.349 unit Gardu Bergerak
- 429 truk crane
- 4.901 mobil operasional
- 4.594 motor operasional
“Kami memastikan setiap sistem kelistrikan, mulai dari tingkat nasional hingga regional dan lokal, tetap aman dan andal,” ujar Darmawan dalam rilis resminya pada BilitonNews.co, Jumat (13/3).
Tak hanya listrik, PLN juga memperkuat layanan kendaraan listrik untuk mendukung perjalanan pemudik.
PLN memproyeksikan lebih dari 23 ribu pemudik menggunakan kendaraan listrik pada Idulfitri 2026, meningkat sekitar 1,6 kali lipat dibandingkan Lebaran 2025.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 lokasi di sepanjang jalur mudik utama Trans Sumatra, Jawa, hingga Bali.
Jumlah ini meningkat sekitar 1,7 kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.769 unit SPKLU di 3.097 titik strategis di seluruh Indonesia.
PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile serta lebih dari 5.000 personel siaga 24 jam untuk memastikan layanan pengisian kendaraan listrik tetap lancar.
Pemudik kendaraan listrik dapat memanfaatkan fitur Trip Planner dan AntreEV di aplikasi PLN Mobile untuk mencari lokasi SPKLU dan memantau antrean pengisian daya secara real time.
“Jika membutuhkan bantuan, pengguna kendaraan listrik dapat menghubungi layanan SPKLU melalui aplikasi PLN Mobile atau WhatsApp di nomor 087-77-1112-123 yang tersedia 24 jam,” tutup Darmawan. (*/BilitonNews.co/gumay)




















